Sepulang kerja adiku memberi tahu akan ada lomba mewarnai di Unit 2,
dia meyakinkan bahwa Putri Cantiku bisa dikirim mewakili TK Dwi Mulyo
beserta Neneng ponakan yang gembrot dan imut-imut, Dengan penuh semangat
empat lima kusampaikan ke Lia tentang lomba tersebut, biasa dengan
senyum manisnya Lia sok pura-pura gak bisa mengerutkan keningnya
seakan-akan berpikir keras mempertimbangkanya, Huh gemes pokoknya kalo
dah melihat ekspresi putri tercinta. Akhirnya dengan pertimbangan yang
luar biasa dari Lia akhirnya anggukan kepala tanda persetujuan pun
akhirnya diputuskan, (hehehehe dasar Lia sok jual mahal). Eh ada yang
terlupa aku masih punya Fatwa Nugraha Setia, yang paling ganteng seperti
Bapaknya hehehehe ( bebek kon ora Silem). Fatwa walaupun masih kecil
belum sekolah tapi dalam hal menggambar dia jago lho, lihat aja dinding
lemari sampe lantai penuh gambar karena buah karyanya juga, dengan
deskripsi yang gak terlalu rumit akhirnya Fatwa juga menyatakan
kesanggupanya untuk ikut lomba mewarnai juga,
 |
Add caption |
Singkat
cerita pagi-pagi dengan stil penampilan yang meyakinkan berangkat dari
Gedong Aji Baru ke Unit 2 untuk menujukan kemampuan putra dan putri
tercinta, aku yakin mungkin kami peserta terjauh dan pemula bangt, ya
maklum Fatwa aja belum sekolah dah akan berlomba melawan anak SD yang
disulap pake seragam TK hehehehe... Tapi ayo semangat, sebenarnya aku
menunggu moment-moment seperti ini cuma namanya gedong aji mana adalah
kesempatan untuk memunculkan bakat anak, hanya saja aku memang
bercita-cita untuk mendidik putra-putri tercintaku menjadi anak-anak
yang membanggakan, anak-anak yang mengharumkan naman orangtuanya,
berapapun besarnya pengorbananku akan kulakukan demi buah hati tercinta,
 |
Add caption |
Pertempuran
ternyata sudah dimulai di jalan, semua prajuritku hampir KO karena
mabok diguncang buasnya belantara Jalan Lintas Rawajitu, dengan jalan
sebentar istirakat sebentar, jalan lagi sebentar istrirahat lagi
sebentar trus begitu sampe akhirnya di unit 2, ibunya Lia minta berhenti
untuk beli alat-alat perlengkapan lomba dan aku membeli nasi masakan
padang kesukaan, yaitu lele bakar untuk semuanya,
Sampai di arena lomba ternyata peserta sudah banyak, dan cerita sebenarnya pun dimulai.....
 |
Add caption |
Fatwa ternyata setelah melihat arenanya minder gak mau ikut, neneng gak Mau Makan, Lia masih muntah-muntah,
Hehehehe
cuma bukan Bapak Teladan namanya kalo gak bisa mengatasinya, dengan
minuman segar dan beberapa balon hal itu bisa teratasi,
Saat
lomba dimulai akhirnya jawara-jawara kami berjuang mati2an apa lagi
fatwa, mereka belum bisa memanfaatkan waktu, apalagi fatwa harus
disuplai dengan minuman trus, tapi mereka luar biasa, aku bangga pada
mereka, buat baba bangga trus ya sanyaang, eemmmmmmuuuah!
Trims Yamaha yang sudah menyelenggarakan Lomba Mewarnai anak,
NB=
Fatwa Ganteng banget karena pake baju balap yamaha, hanya jurinya gak
jeli sih, hanya lihatin bapaknya doang kwkwkwkwkwk....
Lia emang sudah dijagokan oleh Uminya, sehingga gak terlalu khawatir, tetapi fatwa yang agak turun mental, walaupun akhirnya dengan suplemen makanan dan minuman campur nasi padang akhirnya fatwa kembali ke medan pertempuran, Ohya ada yang paling keren adalah bajunya fatwa pas dengan tema motor yamaha, sehingga anak baba kelihatan paling keren deh... Akhirnya hasilnya memuaskan walaupun kurang waktu aja,
0 komentar:
Posting Komentar